[OPINI] Pembelajaran Kimia Secara Menyenangkan dan Kontekstual dapat Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik

Kedudukan Kimia terbagi menjadi tiga, yaitu Kimia sebagai produk, proses dan sikap ilmiah. Ilmu kimia sebagai produk berarti kimia berupa fakta, teori, prinsip, hukum temuan saintis dan proses kerja ilmiah. Kimia sebagai proses berarti Kimia berkaitan dengan cara mencari tahu tentang gejala alam secara sistematis, sehingga bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Sementara Kimia sebagai sikap ilmiah berarti dalam pembelajaran kimia merupakan bagian dari sikap pada umum-nya, dan sikap adalah bagian dari nilai, yaitu nilai kehidupan. Bila penanaman nilai kehidupan dalam pembelajaran kimia terjadi berulang-ulang, maka diharapkan nilai-nilai tersebut dapat terinternalisasi dalam diri peserta didik.

Kedudukan Kimia sebagai ilmu merupakan salah satu bagian penting. Kimia sebagai ilmu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya dan manfaat Kimia dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat dapat memperoleh informasi tentang Kimia yang dapat digunakan untuk menyikapi masalah-masalah mungkin timbul.

Kimia menjadi salah satu mata pelajaran yang penting. Selain karena Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional, Kimia juga merupakan sarana memperkenalkan ilmu kimia kepada Peserta didik. Peserta didik yang telah memperoleh mata pelajaran Kimia diharapkan dapat menularkan informasi kepada lingkungna sekitarnya, sehingga Ilmu Kimia dapat menyebar ke masyarakat.

Peserta didik sebagai agen pembawa informasi tentang Ilmu Kimia kepada masyarakat. Informasi tentang Ilmu Kimia diperoleh melalui mata pelajaran Kimia. Pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran Kimia merupakan bagian penting dalam upaya menyebarkan informasi tentang Ilmu Kimia kepada masyarakat.

Menurut hasil penelitian beberapa ahli Pembelajaran Kimia yang menyenangkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Kegiatan pembelajaran Kimia juga perlu disampaikan secara kontekstual atau dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Kimia sangat dekat dengan kita mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Sebagai contoh adalah air yang kita minum yang memiliki rumus kimia  H2O.

Kegiatan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik adalah kegiatan yang melibatkan peserta didik secara fisik dan emosi. Jika peserta didik memiliki ketertarikan, maka peserta didik akan berusaha memahami. Hal ini tentu mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran Kimia.

Kegiatan pembelajaran yang menarik dapat dilakukan dengan menerapkan metode-meode dan model-model pembelajaran yang ada. Pemilihan metode dan mo

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: